0

Teman Sejati Itu Seperti Gimana?

Posted by Malestha Andheka on 12:01:00
Teman sejati selalu ada di saat kita susah maupun gelisah. Di saat kita membutuhkan, bahkan sebaliknya suatu ketika kita mempunyai kebahagiaan bersama. Teman yang baik selalu memberikan hal positif kepada kita. Menyaring banyak hal dari pergaulan yang selalu membara setiap saat.

Ini kali gue bercerita kembali dari pengalaman. Anggap saja nama teman gue adalah Gusi. Dia seorang cewek yang berambut gelombang-gelombang. Dan sebagian dari rambutnya keriting melingkar-lingkar.

Sekilas gue kenal dia, sejak gue duduk dibangku SMA. Iya, masa SMA yang tak pernah puas untuk saling mengenal satu sama lain. Gue mengenalnya dari salah satu teman dari kerabat Gusi. Bahkan, kami pun langsung berteman akrab.

Saat tiba hari weekend yang panjang, kami pun selalu meluangkan waktu bareng. Kami tidak sendiri, bahkan, gue dan Gusi saling mengajak teman masing-masing yang berguna untuk menambah teman serta wawasan yang kita dapat.

Namun seiring berjalannya waktu, cinta mulai memunculkan dari pertemanan kami. Cinlok antar teman hadir dari hal kebiasaan yang selalu bertemu. Mengerti jelas kegiatannya, bahkan mengetahui keseharian yang selalu ada.

Karena ada kehadiran cinta satu sama lain, mengubah kebiasaan yang ada dari suatu pertemanan gue. Status Gusi pun mulai berhubungan dengan pacarnya. Meski gue belum berkenal akrab dengan pacarnya, namun Gusi tak mungkin enggak untuk diajaknya main bareng.

Setelah kami berkuliah, kami menyadari hal yang ganjil sejak masa SMA itu. Namun, ini kali mulai kembali muncul. Sifat yang sudah membentuk sebagai karakter oleh seseorang.

Gue semakin sibuk membuang waktu bareng doi. Tak hanya sesekali, bahkan berkali-kali gue main bareng dia. Karena Gusi berkuliah di luar kota yang tak sama seperti gue.

Melihat kesibukan gue dengan doi, Gusi pun muncul seketika di dunia maya. Dia mulai berkobar-kobar memberi persepsinya sendiri tentang pertemanan. Iya, pertemanan sejak dulu gue dan dia saling mengenal.

'Teman kalo udah dikenalin seseorang baru, gue kayak dibuang.' Katanya.

Menurut gue pribadi jika dia merasa dilupakan oleh teman lamanya, seharusnya dia instrospeksi kembali apa yang selama ini dia lakukan kepada teman. Teman barunya pada meninggalkannya, lalu dia mencari yang lama, mungkin suatu alasan.

Karena kenal mengenal seseorang itu sangat baik, pesan gue hanya coba hindari hal negatif seperti halnya beranggapan sendiri yang tidak ada realita. Bahkan, tidak saling mengerti layaknya berteman yang baik.

Agar menjadi lebih finansial yang baik, alangkah baik untuk selalu positif thinking tanpa mendatangkan suatu permasalahan yang tak coba-coba untuk melupakan kenangan.

Jika lo pernah ngalamin seperti ini, sini tulis di kolom comments.

0 Comments

Copyright © 2009 ANDHEKA MALESTHA All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.