0

Asam, Manis Dari Cinta

Posted by Malestha Andheka on 23:15:00
Gue tak kenal lelah mengejar cinta. Seperti sewajarnya seorang pria abege, gue selalu bimbang untuk mengambil sebuah keputusan. Seolah belum ada kepastian. Namun, kepastian yang tak pernah pasti itu sebenarnya adalah kepastian yang ditunggu seorang wanita yang sebenarnya menanti seorang pria mengungkapkan secara jantan.

Kadang kala menyesal tak mendapatkan cintanya, bahkan, kadang kala menyesal jadian dengannya. Semua penyesalan, pasti diletakkan di akhir cerita. Siapa yang bisa menduga soal ini. Dan, yang pasti, hanya Tuhan Yang Maha Mengetahui.

Seorang wanita yang tumbuh dewasa, menurut gue lebih pandai dari pengalaman pribadi yang sudah berlalu dialaminya untuk membentuk kedewasaan itu. Dia pandai mengenai karakteristik seorang pria yang tak kenal patah hati merayunya dengan rayuan sejuta gombal untuk mendapatkan cinta. Dan, hasilnya berujung nihil tanpa sebab. Gatau kenapa, tak lama dari itu, mereka pasti langsung jarang kontak, sampai pada akhirnya saling menghapus daftar kontak masing-masing.

Pada awal manis yang selalu disampaikan seorang pria kepada seorang wanita, tak pernah lepas dengan kata menjaga. Bahkan, selalu mencoba menghibur agar keseharian seorang wanita tersebut tidak merasa kesepian. Tidak merasa sendiri dalam hidup yang penuh dengan perjuangan.

Setelah manis terbuang oleh tangis yang membekas di hati, seorang wanita tanpa sungkan menutup hatinya kepada pria lama yang ia kenal. Sejatinya seakan dipermainkan dan, kebahagiaan yang tak ada wujud.

Di sinilah awal mulai berasal.

Untuk menutup rasa kecewa, seorang wanita menghibur diri dengan orang lain. Selain itu, dia mencoba pindah hati dengan pria baru yang sudah ia kenal. Karena sudah dirasa lupa dengan pria lama, seorang wanita mulai membentuk kebahagiaan baru. Bahkan, dia mempunyai teman banyak untuk menghibur dirinya menjadi lebih enjoy.

Atas nama cinta dari patah hati, asam dari cinta adalah penyesalan akhir yang pada awalnya tidak mengungkap. Bahwa sebenarnya cinta, namun tertahan karena sungkan melihat banyaknya pertimbangan oleh rasa bimbang.

Hal biasa yang timbul dari bimbang itu, disebabkan karena ada rasa minder untuk melanjutkan apabila cinta sudah di dapat dan, tak ada harmony cinta untuk melengkapi.

Jika jodoh pasti akan dipertemukan, yang pasti seorang pria lama yang sudah kamu kenal, dia adalah seseorang yang telah menyesali akan semuanya. Dan, mencoba ingin mencari kunci agar pintu hati seorang wanita yang diidamkan kembali hadir untuk membukanya.

Akan ada baiknya, percaya diri sendiri lebih memberikan kenyamanan dan keindahan dalam asam, manis dari cinta sesungguhnya yang ada. Walopun pada awalnya selalu manis, pasti akan ada asam setelah jadian. Melainkan jika pada awalnya asam, pasti akan ada niatan kembali untuk mencari cinta yang pasti agar pada masa depan yang akan datang cintanya sudah pasti dengan calon yang sesungguhnya. Cinta yang sebenarnya.

Cinta memang sulit ditebak. Karena cinta berhubungan dengan hati yang berujung tangis dan keindahan yang akan menyatu di dalamnya.

0 Comments

Copyright © 2009 ANDHEKA MALESTHA All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.