2

Program Diet Nyokap

Posted by Malestha Andheka on 11:58:00
Yailahhh. Jadi jarang sering ngeblog lagi, nih, gue. Kesibukan yang sebenarnya gak sibuk banget, nyampe bikin gue lupa diri untuk meng-up-to-date postingan berikutnya. Namun sebelum gue lanjut, terimakasih buat kamu, yang menghargai postingan gue sebelumnya. Gue pasti bakalan baca Blog kalian, meski tanpa meninggalkan komentar. Karena sering lupa setelah terpikirkan.

Maafin, ya. Hehehe. Tapi lebih baik meninggalkan komentar maka akan selalu dibalas balik sebagai tanda apresiasi bukan? Mantap.

Baru-baru ini, Nyokap gue di rumah menerapkan sistem diet yang hebat. Entah dia sedang mengikuti program mengurangi kolesterol atau memang menginginkan kesehatan. Tapi memang, ya, sehat itu mahal harganya.

Melihat Nyokap yang terus berkobar dan antusias, wujud gue terlihat seperti orang yang terkena busung lapar. Ingin mencari sesuap nasi, rasanya terancam. Apabila gue binatang, pasti gak bakalan lama hidup.

Pada waktu pagi itu, Nyokap bangun pagi banget. Jam enam pagi, dia sudah bergegas senam dan olahraga di kompleks. Sedangkan gue, masih mengakhiri mimpi yang kadang dalam posisi meluk guling dan bantal.

Gitu ngeliat gue, Nyokap membangunkan kemudian berkata, "Deka, udah pagi. Olahraga, ayo!"

Sayup-sayup yang gue dengar, "Deka, tiduran lagi. Jangan bangun, gak ada sarapan."

Gue tidur lagi.

Karena gue malas bangun, Nyokap melengos ninggalin gue di kamar. Dia berlalu ke luar rumah, lalu lari ngibrit memutari kompleks rumah.

Berselang satu jam berlalu, Nyokap kembali ke rumah. Napasnya terengah-engah. Wajahnya kucel. Kaus yang dia pakai jadi lusuh oleh keringat. Melihat dia lebih mirip seperti penghuni bumi baru.

Gue beranjak ke dapur, berjalan tergontai sambil ngucek-ngucek mata. Melihat meja makan, tanpa ada satu pun yang bisa di makan. Sekali ngeliat piring, rasanya gimanaaaa, gitu. Kalo rasa kelaparan udah diujung tanduk.

Tidak lama, Nyokap mengeluarkan blender dari almari kaca. Dia meletakan dengan sempurna di atas meja. Lalu, memasukkan Quaker oatmeal instan di dalamnya. Dan ditambah pisang, es batu, susu, lalu madu. Semuanya dicampur jadi satu, kemudian berputar-putar.

Nyokap yang lagi memegangi blender, ngeliat gue sambil berkata, "Sarapan hari ini adalah oatmel instan ini."

"Itu sejenis apa?"

"Kita biasakan Deka, setiap sarapan jangan langsung nasi. Nanti badanmu bakalan cepet gede kalo nasi, terus meledak gimana? Kamu bisa mati Deka."

"Itu cuman minuman, kalo nasinya mana?" Sanggah Bokap sambil menunjuk blender.

"Ini kandungan nutrisinya jauh lebih banyak ketimbang nasi Pa. Setiap pagi itu, mending minum buahan ini, bubur, atau zupa soup. Jangan yang berat langsung pokoknya. Itu program diet yang cepet." Jelas Nyokap mantap.

Gue dan Bokap yang gak ngerti jelas cuman bisa mengangguk. Lalu, meminum campuran itu yang rasanya lebih neg ketimbang nelan ratusan belut ditambah es. Lagi pula siapa yang mau nelan belut?

Haaaahhh, ngebayangin gitu jadi tambah neg gue. Mungkin, postingan hari ini gue akhiri dulu deh. Hari ini adalah hari diet a la neg.

Uhm, pernah coba mengonsumsi makanan itu belum? Tulislah, yuk, di kolom komentar.

Copyright © 2009 ANDHEKA MALESTHA All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.