0

3 Cara Agar Tidak Dikatakan Sombong

Posted by Malestha Andheka on 23:50:00
SERING di katain temen sombong? Atau mungkin malah tambah parah lagi. Sering di katain temen dari belakang? Atau yang sudah di permak. Sering dibuat temen seneng?

Oke deh. Gue jawab satu persatu. Apabila sering di katain temen sombong itu berarti elo kudu ngerubah sikap.

1. Penampilan.

Langkah pertama ini yang sangat mudah. Sebelum elo mulai lost kontak, elo kudu mengingat penampilan dulu yang elo pake sebelumnya. Apabila dari segi penampilan elo yang sama, orang yang katain elo engga bakalan jauh bilang, 'Lah, sekarang lo engga sombong deh tapi gitu aja.'

2. Wangi.

Ini kudu di ingat. Apabila bau parfurm elo tercium beda, lo masih di katain sombong. Namun jika lo ganti parfurm sebelumnya, lo bakalan di ingat sampe mantan atau gebetan lo yang pernah deket. Jadi apabila ditengah jalan sengaja bertemu dengan wangi yang sama, temen lo bakalan bilang, 'Eh elo ya! Apa kabar? Bla bla bla.'

3. Sikap.

Ini kudu dimengerti. Karena ini bagian yang sulit. Apabila melangkah satu ini kurang mahir, bersikaplah sama dengan dia. Meniru gaya dia sih bukan sama halnya dengan duplicate kok. Bedanya sih nipis, tapi engga kelihat. Serius. Kalau memang udah mahir, maka share aja ke sohib lo yang merupakan sejati lo dimana pun keberadaan elo sekarang. Asoy.

Dan yang terakhir. Jika udah di bikin seneng atau banyak kebahagiaan dengan temen, balaslah simple aja. Engga perlu balas dengan harta atau pun barang. Cukup hanya tidak melupakannya meski diri kita sudah mengenal teman baru.

Banyak diantara kalangan anak muda sekarang tuh sering mengeluh tentang teman. Apabila saling mengerti keadaan maka kita saling mengerti tujuan kita masing-masing: mengingat.

Jadi apabila mempunyai teman baru, bertemanlah juga dengan teman lama. Tiada teman lama maka tidak akan muncul teman baru kita.

Yes. Mungkin itu dulu ya. Atau ada yang salah ya? Tahu lah. Subscribe disini ya biar makin gue ingat.

0

Perkembangan Tekhnologi

Posted by Malestha Andheka on 21:21:00
MINGGU kemarin gue banyak menemukan banyak hal yang menurut gue sendiri kudu gue kembangin. Diantara lainnya membahas perkembangan teknologi komunikasi di era zaman sekarang.

Waktu itu gue lagi banyak bercuap-cuap dengan sohib gue di angkringan. Walaupun di angkringan, gue nyaman disini untuk membicarakan banyak hal yang berhubungan dengan komunikasi kelak.

Dan kenapa gue kali ini membahas tema yang berhubungan “Transformasi Teknologi Komunikasi sebagai Kebutuhan Primer Masyarakat Indonesia” ? Ehm. Gini deh. Gue mau memberi pendapat yang halnya dengan ide kreatif yang gue miliki tentunya, positif bagi perkembangan dunia telekomunikasi.

Sebagai mahkluk sosial, kita membutuhkan orang lain. Engga akan ada diantara kita bisa hidup sendiri di dunia ini. Dan semakin berkembangnya zaman, mulai diciptakan gadget yang berguna untuk komunikasi seseorang dengan sangat cepat.

Maka demikian, melalui pesan pos dan sebagainya yang tradisional sudah jarang banget digunakan. Sudah ditinggalkan kelak di telan oleh zaman modern. Apalagi di era zaman sekarang ini? Berkembangnya zaman setara dengan menambahnya usia pada diri kita. Semakin tua dan meninggalkan tekhnologi yang lama.

Pertama yang gue bicarakan adalah gadget. Mana ada sih anak muda zaman sekarang engga memegang gadget? Dengan gadget, seseorang gampang banget menggunakannya.

Bahkan seusia dibawah umur sekarang sudah pandai memainkannya. Apalagi yang sudah berusia remaja atau dewasa? Ya. Gitu deh.

Dengan gadget itu, seseorang dapat menjangkau komunikasi dalam waktu singkat. Bahkan dengan kilat. Menggunakan short message atau SMS bisa langsung diterima oleh penerima.

Lebih dari itu, dapat memudahkan pada diri seseorang yang semakin mahir menggunakannya. Jauh lebih pandai berpikir dalam pikirannya untuk menyesuaikan diantara kalangan masyarakat lainnya.

Apalagi lebih dari zaman sekarang. Engga hanya melalui SMS saja untuk kontak komunikasi dengan orang lain maupun teman. Mulai diciptakannya Line, WeChat, KakaoTalk, BeeTalk, WhatsApp, BlackBerryMassenger dan lainnya, seseorang dapat menggunakan dengan fitur yang didalamnya seketika. Makin modern dan semakin maju tekhnologi dalam dunia ini.

Seseorang memang sangat perlu membutuhkan tekhnologi yang canggih untuk kebutuhannya di masyarakat. Selain untuk kontak komunikasi, juga memudahkan seseorang agar tidak rumit dalam berhubungan. Apalagi yang sedang LDR? :p

Pada akhirnya komunikasi menjadi bagian primer dari setiap individu di lingkungan masyarakat. Melebihi dari minoritas menjadi mayoritas. Sekadar banyak berita yang baru panas, semakin mudah untuk diketahui dengan cepat.

Agar makin berkembang dalam lingkungan masyarakat, tentunya kita bisa memanfaatkan sebaik mungkin. Lebih baik untuk digunakan yang berujung positif.

Memberikan sebuah kemampuan maupun ketrampilan agar semakin maju pola pikirnya. Jadi, kesimpulannya semakin banyak social networking sekarang juga memudahkan seseorang cara berkomunikasi dengan apps pilihannya yang bisa di download dengan gadget.

Ya. Begitulah definisi gue mengenai perkembangan tekhnologi. Subscribe dibawah sini ya.

0

Ngelantur Entah Apa

Posted by Malestha Andheka on 18:52:00
MINGGU lalu, gue kedatangan ade sepupu gue bernama Via. Dia cewek tulen yang sangat feminine. Berambut hitam yang engga pernah di potong. Badannya kurus dan ramping. Mempunyai ciri khas yang ngga bakalan hilang: ngompol. Entah itu suatu khas dia atau andalannya tiap kali tidur.

Jam sepuluh pagi, Via diantar Mama nya. Katanya dia habis selesai dari try out. Gue berdehem sebentar. Ngomong-ngomong soal try out, itu masih di pertanyakan. Karena Via masih duduk di bangku kelas 5 SD. Emang mau UAN?

Via membuka pagar yang terdengar suaranya dari dalam. Gue masih sok asik berhadapan dengan TV di ruang tengah. Tanpa basa-basi Via masuk ke dalam dengan Mama nya.

"Mas. Aku istirahat disini ya." Kata Via datar.

"Ho-oh. Maksudnya mau tidur?" Sahut gue, mengernyitkan dahi. Alis gue mulai naik.

"Engga. Aku duduk disini aja."

"Woalah. Kirain-"

Via mendaratkan pantatnya di sofa ruang tamu. Mama nya bercuap-cuap di teras dengan nyokap gue. Semakin lama bercuap-cuap nyokap, mendatangkan tante gue dan temennya. Ini, ibu-ibu ngerumpi.

Duduk di sofa, Via ngajakin ngobrol ke gue. Banyak yang di katain Via semua, alhasil gue makin bingung buat ngejawab. Lebih efektifnya gue memberikannya tanggapan yang sesuai: langsung ke topik.

"Mas. Aku baru-baru kali ini tiap malem selalu amnesia. Gitu deh." Ucap Via sambil mencet-mencet tombol hape.

"He? Insomnia kali." Jelas gue membenarkan. "Emang kenapa?"

"Itu kok bisa ya?"

"Lah? Gimana sih? Kamu engga-"

"Asik banget mainan hape." Potong Via mulai ngelantur membalas.

"Gitu deh."

Tiap kalo ngobrol seringnya selalu begini. Hanya ngelantur yang engga pernah lurus ke topik. Saat gue arahin ke topik pembicaraan, alhasil ngebuat dia makin bingung. Gitu deh.

Gue lumayan tertegun melihatnya yang udah make handphone modern dari pada tahun gue waktu kecil dulu. Ya. Mungkin zaman gue dengan perubahan zaman sekarang beda. Semakin majunya zaman, makin banyak gadget yang modern yang di pake anak seusia masig SD.

Yailahhh.

Hai. Subscribe dibawah sini komentar kamu ya, thank you.

Copyright © 2009 ANDHEKA MALESTHA All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.