0

Macam-macam Pengendara Nyebelin

Posted by Malestha Andheka on 18:08:00
Di Indonesia seharusnya diberikan peraturan baru kalo naik entah kendaraan, mobil, rollercooster kudu tertib juga di jalan. Tapi enggak hanya tertib saja yang kudu diamati. Karena macam-macam pengendara yang super duper nyebelin ini masih kerap sekali gue temukan. Kamu tahu apa? Iya, pengendara yang lupa reatingnya di matikan. Atau malah reating kanan tapi belok ke kiri. Hmm, gue kudu klakson mulut atau kendaraan nih?!


Beberapa faktor terjadinya kecelakaan itu pertama dapat kita sadari dari kelalaian kita. Kelalaian dalam mematikan lampu reating. Kelalaian mengenakan helm SNI (baca: Standar Nasional Indonesia) ketika di jalan. Kelalaian mengenakan sabuk pengaman, pengendara mobil. Kelalaian melupakan mantan. Lho?

Gambar ini gue ambil di Google.

Coba kita amati gambar di atas. Di saat dia dalam keadaan bimbang, sedih, putus asa, galau mesti lupa dengan lampu reatingnya yang masih menyala. Kehambaran perasaan itu seakan mengendalikan raga kita. Seolah kita tak terkendali yang seharusnya mematikan lampu reating, namun tidak. 

Supaya menghilangkan kelalaian tersebut, gue ada tips nih. Yakni modifikasi kendaraan kamu, apabila lampu reating menyala bersamaan dengan bunyi reatingnya! Sip. Mantap. Meskipun suaranya terdengar mirip kendaraan tahun 70-an sih, tapi kelalaian itu tidak akan terjadi.

Biasanya yang sering banget lupa adalah pengendara ibu-ibu atau bapak-bapak yang sudah tua. Jadi, kita yang masih muda layaknya memberitahu mereka agar kelalaian dalam dirinya dapat teratasi dengan baik.

Gambar ini gue ambil di Google.

Pas gue lagi jalan, seketika asap bus mengepul memenuhi kendaraan gue. Dan apa yang terjadi?! Kendaraan gue berubah jadi Honda Jazz! Wow!

Krik.

Kadang gue habis pikir, mengenai kepulan asap ini. Yaps. Pikir-pikir, pas gue mulai salip bus itu ke kanan, knalpot bus itu ngeluarin asapnya lagi! Gue melengos mundur untuk tidak menyalip dari samping kanan. Namun Raisa berkata lain. Knalpot belakang jauh lebih banyak ngeluarin asapnya. Gue terbatuk sambil mengerjapkan mata berulang-ulang. Gue berpikir, ini bus knalpotnya ada berapa sih, setiap kali gue salip asapnya ada yang keluar dari kanan, kiri, belakang, tengah, atas.

Gambar ini gue ambil di Google.

Di jalan, pasti kita temukan pengendara nekat seperti gambar di atas. Jelas, sudah ada gambar larangan menerobos jalan, namun masih saja terobos. Huft.

Gambar ini gue ambil di Google.

Biasanya yang pernah kita lihat, simbol itu sangat penting untuk diperhatikan. Untuk apa? Iya, untuk keselamatan juga dalam berkendara. Setelah mengamati simbol itu, dibawah simbol biasanya ada jam ketika kamu boleh atau berhak menerobos dengan jam tertentu. Tapi perlu di ingat, hanya ada jamnya saja.

Iye, gambar ini gue ambil di Google.

Boro-boro tertib. Jalan masih pengin semena-mena seperti ini, gimana si pejalan kaki nyaman untuk jalan?! Ini ada kaitannya dengan simbol seperti di atas. Seharusnya, simbol larangan untuk melewati di trotoar dalam berkendara, di pasang di trotoar guna memperjelas para pengendara yang nekat. Namun kalo dia masih nekat di trotoar tersebut, tutup jalan itu untuk selama-lamanya. Lho?

Gitu deh tentang macam-macam pengendara yang nyebelin dan nestapa yang pernah gue dapet di jalan. Iya, kepulan asap bus itu tadi. Kalo kamu sendiri pernah mengalami belum? Yuk tulis kolom comment.

0 Comments

Copyright © 2009 ANDHEKA MALESTHA All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.