0

Review Danny dan Davinna

Posted by Malestha Andheka on 06:23:00
INI adalah karya temen gue, Alvan Lazuardie. Dia telah menyelesaikan sebuah karyanya dan kemudian gue adalah first reader (mungkin) untuk membacanya lebih awal. Di dalam novel ini mengupas banyak cerita lebih detail yang sampai akhirnya membuat gue melongo 30 menit.


Karena di dalam novel ini tidak seperti yang gue kira. Dia ternyata sangat rajin menjelaskan secara ringkas tentang ceritanya tersebut. Di dalam novel ini, dia membuat 30 bab. Di antaranya yang di perankan oleh Danny dan Davinna sebagai tokoh utamanya.

Cobalah untuk berkunjung ke Blog Alvan Lazuardie. Dia selalu welcome kepada siapa saja. Bahkan seluruh hewan maupun tumbuh-tumbuhan pun sering curhat ke dia walaupun gue sendiri enggak ngerti apa yang gue bahas ini.

Ok skip. Berikut adalah review yang gue buat dari sebuah novel, Danny dan Davinna.

Namanya Danny. Iya, Danny bukan Deny Cagur ya. Danny adalah seorang mahasiswa yang tinggal di ibukota, Jakarta. Dia sangat rajin dalam menghadapi pelajaran dan menghadapi apa pun yang sedang menerkanya.

Di kampus, Davinna adalah wanita yang paling anggun dari wanita lain. Bahkan Davinna terlihat sangat ramah kepada siapa saja. Darius yang selalu mengejar Davinna tidak pandang pilih Davinna menghabiskan waktu bersamanya. Walaupun Davinna juga mengajak temannya, Audya.

Davinna sendiri setiap kali di kampus selalu bersama dengan Audya. Beribarat seperti soto dengan kuah kaldunya. Yang selalu sama-sama selalu mengisi untuk menyatukannya.

Robby dan sahabat karibnya selalu hadir ketika Davinna dan Audya di sanggah oleh Darius. Beribu kata dengan pujaan untuk mencuri hati Davinna pun berujung basi. Darius gagal dan sampai akhirnya melengos pergi bersama sahabatnya.

Kegagalan yang di rasa memang tidak pernah pasti mendapatkan Davinna, Darius memutuskan untuk menyendiri. Darius pergi ke negara lain dengan berbekal kesenduan atas dasar sakitnya di tolak oleh seorang wanita, Davinna. Bahkan dia tidak berpamitan dengan nyokap-bokapnya yang berada di rumah. Orangtuanya yang di rumah pun bertanya-tanya dengan pacarnya, Nathasa.

Sebelum Darius meninggalkan rumah, ia meninggalkan pesan untuk orangtuanya. Dia memang menginginkan Davinna selalu ada di sisinya. Namun Davinna justru merasa ilfeel dengannya. Apa pun yang Darius lakukan hanyalah menginginkan perhatian dari Davinna. Dan Davinna selalu menolaknya tanpa sungkan.

Hari yang silih berganti. Dan waktu yang terus berputar sangat cepat. Mengubah usia menjadi semakin dewasa. Danny dan Davinna pun dipertemukan kembali. Bahkan Danny pun selalu setia dengan Davinna. Dan, Danny juga melamar Davinna agar pada saat di hari pernikahannya nanti, mereka terlihat mewah dan indah.

Pada akhir dari cerita ini, Danny dan Davinna pun hidup bahagia bersama. Cinta mereka terlukis indah dengan banyak kenangan pada masa perkuliahannya menjadi seorang mahasiswa. Mereka menyadari bahwa cinta akan selalu hadir pada waktu yang tepat. Dan Tuhan yang akan mengabulkan jika jodoh akan datang dengan cinta yang menyatukan.

Duh, romantisnya ceritanya ini. Mungkin itu dulu ya. Itu Alvan review dari gue. Begitu selesai membaca, pelajaran yang harus kita petik dalam novel itu ada juga loh.

Apabila cinta hanya di dasari hanya suka maka cinta tidak akan pernah menyatu. Melainkan apabila cinta di dasari dengan tulus maka cinta akan datang kembali pada saat kita dipertemukan. Mengertilah, bahwa syarat mencintai itu adalah ikhlas. Jadi, apabila hanya ikhlas saja tanpa ada ketulusan hati maka cinta akan terasa hambar. Semuanya ini haruslah seimbang antara seorang pria dengan wanita. Apabila hanya dominan besar kepada salah seorang saja, maka cinta tidak pernah bersatu jika tetap dipaksakan.

Sebelum gue akhiri, gue mengucapkan terimakasih sekali lagi untuk Alvan. Thank you brooo! Happy Blogging bro!! Semangat terus ya! Apabila novel itu terbit jangan lupa gue diberikan satu gratis ya. Hahahah.


Itu dia adalah foto keceriaan Alvan dan kembarannya Alvin saat bertemu dengan gue.

Untuk itu, selebihnya silakan tulis komentar pada box comments dibawah ini.

0 Comments

Copyright © 2009 ANDHEKA MALESTHA All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.