0

The Story of Cantangen

Posted by Malestha Andheka on 11:28:00
IYA memang, kalo lagi menderita yang namanya cantangen sangatlah menyakitkan. Karena pada dasarnya cantangen itu berasal dari luka yang terdalam pada jempol kaki terutama. Oh bukan, bukan luka hati. Tapi jangan berpikir cantangen ini selain jempol kaki ya. Iya, biasanya kerap terjadi pada kelingking jempol kaki.

Pengalaman gue saat cantangen memang nestapa sangat. Kenapa? Karena saat make sepatu aja bakalan linu kayak diteken tuh jempol. Iya, ini cantangen gue pada bagian jempol kaki kanan.

Selain merasakan linu, juga merasakan bau gaes. Baunya itu mengeluarkan sebuah nanah yang menetesi bagian kuku jempol mulai menjalar. Hal ini jika diguyur dengan air maka akan terasa perih.


Berikut adalah gambarnya. Iya, gambar ini gue ambil dari berbagai sari. Bukan sari mengambil beberapa gambar loh.


Tunggu sebentar. Hal ini perlu dibersihkan setiap kali nanahnya keluar. Karena setiap kali keluar itu mengeluarkan bau gaes. Baunya itu terkadang dapat menyebar penjuru ruangan.

Oh jangan, jangan lo semprot jempol itu pake parfurm. Karena bakalan lebih pedih saat terkena guyuran parfurm.

Dan sekarang gue citrakan saat masa penyembuhannya. Karena gue tidak make apa-apa dalam masa penyembuhan, gue ngga menggunakan yang namanya obat gaes. Cukup gue bersihkan make kapas ato tissue untuk membersihkan sesekali nanah itu keluar.

Kalo semisal ngga diberikan apa-apa seperti ini, bakalan sembuh kurang lebih seminggu. Tetapi jika beranjak ke dokter maka akan lebih cepat. Karena selain di suntik dengan jarum maka luka itu akan langsung menurun dan semua akan hilang sekejap. Oh tidak, bukan langsung sembuh. Namun, semua nanah langsung keluar.

Jadi, kalo misal takut berhadapan dengan senapan jarum suntikan oleh dokter maka bersabarlah menanti kesembuhan. Akan sembuh pada saat semua kotoran itu keluar. Kalo pengin lebih cepat menanti kesembuhan, berhadapanlah dengan jarum suntikan oleh dokter yang memberikan ketanganan.

Udah ya, gue citrakan ini supaya gue sendiri mengingat kembali saat mengalami nestapa ini. Iya, memang kudu sabar. Dan saran gue, jangan sering-sering make sepatu yang kekecilan ketika mengalami cantangen ya (ya iyalah).

This is the end of stories.

0 Comments

Copyright © 2009 ANDHEKA MALESTHA All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.