2

Berbelanja Online

Posted by Malestha Andheka on 01:56:00
MAU beli ini-itu tapi malas keluar rumah. Pengin makan tapi malas buat mengunyah. Pengin minum tapi ngga haus. Daripada kedua kata yang nyebelin itu muncul mendingan tidur aja deh ya. Sebelum akhirnya membuat lo menjadi berpikir yang aneh-aneh.

Tapi sebelum lo skip ini, gue mau ngebahas tentang berbelanja online. Terkadang berbelanja online ini sering terpikirkan karena dari kita yang malas untuk bepergian. Iya, karena pada dasarnya kalo beli secara online, lo ngga perlu datang ke pabriknya tokonya.

Sejenak, memilih barang tinggal sesuai pilihan dan kemudian transfer deh uangnya. Lo tinggal transfer melalui berbagai cara instant. Seperti sms banking, internet bangking, mobile banking tapi kecuali lo nekat pergi ke tokonya hanya untuk membayar. Dan keesokan harinya pasti barang yang kita beli bakalan datang sesuai permintaan. Gampang banget kan? Iya, sangat mudah. Memang ngga belibet sih. Biasanya hal seperti ini dilakukan oleh pembeli online shop lovers.



Akan tetapi bagi yang belum pernah mencoba berbelanja online baginya masih ragu. Bahkan dalam batinnya selalu meragukan antara membeli ato tidak. Atau malah justru ingin ke tokonya langsung yang lebih sedap dipandang. Karena melalui sebuah gambar kurang jelas untuk menarik keyakinan kalo barang tersebut memuaskan.

Padahal kita hidup di dunia ini dalam era semua canggih gaes. Mau beli handphone, tablet, almari, laptop, accessories, kipas, sampe kulkas semua bisa dibeli dengan online. Tapi hal lain yang masih kita ragukan yang selalu muncul dalam benak adalah sebagai berikut.

1. Sampe Rumah Engga.

Kalo masih bingung menyatakan sampe rumah engga, ngga usah beli online aja deh. Yang pasti kalo berpikir seperti ini akan menghambat keinginan untuk berbelanja online. Dan pastinya setelah kita sudah transfer uangnya ke nomor rekening penjual maka barang akan langsung diproses dan keesokan hari akan datang kok. Ngga perlu ragu lagi deh sekarang.

2. Penipuan.

Terkadang mulai tersirat kata penipuan. Masih kurang yakin karena gampang percaya dengan sebuah issue. Kalo buanyaaak banget yang namanya penipuan secara online dari berbagai tayangan berita. Tapi sebelum berprasangka buruk saja, lo bakalan mengalami yang namanya trauma. Masa belum coba aja sudah trauma gitu aja? Gimana ada ceritanya? Kalo ada pasti bukan berdasarkan sebuah fakta. Jadi, berpikirlah positif akan mendorong lo menghapus prasangka buruk semuanya itu.

3. Barangnya Cacat Ngga ya.

Ngga mungkin banget yang berbelanja online diberikan barang yang cacat. Kalo iya, kapan pelanggan bisa puas untuk kembali membeli? Pasti kalo berkata barangnya cacat ngga ya ini muncul karena kita masih takut untuk pertimbangan antara pasti ato tidak untuk memilih yang pasti.

4. Nanti Yang Ngantar Siapa ya.

Berpikir nanti yang ngantar siapa ke rumah mah itu ngga usah sampe dipikirin. Karena eh karena ini adalah tugas oleh karyawan yang dituju kepada pengirim gaes. Misalnya pengirim akan mengirim barangnya ke lo lewat pos Indonesia maka keesokan hari mas-mas ato mbak-mbak pos Indonesia itu datang ke rumah lo sambil bawain paketan kok.

Terus, apalagi ya yang kita bahas? Masih ragukah untuk berbelanja online? Iya, baguslah kalo sudah tidak.

Gitu dulu deh. Dan sekarang, lo pernah mengalami keraguan dari point di atas belum? Kalo pernah tetapi berbeda dengan yang point di atas, tulis kolom comments yuk. Silakan. Sudah gue sediakan tuh, jangan di diemin aja ntar ngga mau nulis sendiri kok.

2 Comments


Seringnya belanja buku secara online, pada penjualnya atau penerbt. Aman kok. Tinggal transfer lewat ATM atau wesel (jika saldo gak cukup), lalu barang diantar lewat pos atau JNE.


Seringnya belanja buku secara online, pada penjualnya atau penerbt. Aman kok. Tinggal transfer lewat ATM atau wesel (jika saldo gak cukup), lalu barang diantar lewat pos atau JNE.

Copyright © 2009 ANDHEKA MALESTHA All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.