0

Saat Niat Mulai Down Melihat Kesuksesan

Posted by Malestha Andheka on 17:59:00
"WUIH Andre udah mapan jadi megang suatu perusahaan!"

"Agus juga udah jadi pengacara!"

"Dony udah jadi dokter bedah lagi!"

"Sarah jadi model!"

Huft.

Dari semua kata di atas ngebuat kita merasa terkesima dan terkagum seusai berkomunikasi dengan teman kita sendiri. Sekian lama jarang bertemu pada akhirnya telah sukses kelak di kemudian hari.

Sejarah pada awalnya kadang kita berpikir jauh di atas diantara mereka. Akan tetapi semua nasib dan keberuntungan dapat kita dapatkan jika kita berusaha keras dengan semangat yang menggebu mengejarnya.

Mendapatkan kabar seperti itu terkadang ngebuat kita jadi down. Dan kemudian tidak membalas kembali komentar mereka. Menjadi down terkadang ngebuat kita menjadi renggang pertemanan. Jarak menjadi salah satunya. Jika seperti ini bagaimana mau seperti mereka yang sukses? Beranilah untuk bertanya untuk memacu niat dalam diri lo. Agar niat tidak down melihat kesuksesan teman atau orang lain.

Nah. Dan sekarang, dari mana kita mendapatkan rasa semangat itu? Dari mana kita mempunyai referensi untuk sukses? Bagaimana caranya berjalan mencoba sukses? Kapan gue seperti mereka? Kenapa gue jadi seperti ini saja?

Semua bisa dijawab dari diri lo sendiri.

Mendapatkan semangat. Apabila orang lain udah berikan dukungan, alhasil lo engga jalan sama artinya kura-kura yang masuk ke dalem rumahnya kita dorongin terus. Engga bakalan jalan yang ada malah lo kelelahan sendiri.

Referensi. Gampang. Dari internet. Bisa lo dapatkan juga di media cetak. Misalnya koran dan tabloid/majalah. Apabila rajin mencari sebuah pekerjaan maka kedekatan orang sukses semakin mendekat ke lo. Rajin itulah menjadi berpengalaman.

Berjalan mencoba sukses. Ini kudu inget proses. Kenapa begitu? Ya. Semua butuh proses. Jika udah bekerja dalam suatu pekerjaan jangan langsung minta gaji gede. Emang ada langsung masuk gajinya 10juta/bulan? Proses, seperti lo mencari ilmu sejak SD hingga lulus SMA pasti ada pertahapannya kan?

Seperti mereka dan merasa hidup ini datar? Jika lo ngerasa seperti ini maka masa kecil masih kurang seru. Bilamana lo suka nulis maka tulis aja kegelisahan lo misalnya didalam tulisan itu. Kelak kemudian hari apabila tulisan itu dapat di bukuin justru dapat royalti buat lo sendiri. Kemudian jika lo enggan menulis, lo bisa berkreatifitas lainnya. Dari mana sumbernya? Dari pengamatan.

Nah. Sekarang udah pada ngerti kan? Syukur-syukur setelah membaca ini mulai ada niat untuk mencari referensi yang mana sesuai keinginan. Kalo mau tambahin, tulis di kolom bawah yuk.

0 Comments

Copyright © 2009 ANDHEKA MALESTHA All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.